Perkuat Tata Kelola ZIS, NU Care LAZISNU Kota Bogor Lakukan Studi Banding ke Depok

KOTA BOGOR – Jabar Ketua NU Care LAZISNU Kota Bogor, Lukman Hakim, melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus sharing session ke NU Care LAZISNU Kota Depok pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini menjadi kunjungan perdana dalam rangka study banding pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar semakin profesional dan dipercaya masyarakat luas. Adapun kunjungan tersebut dihadiri Lukman Hakim hadir bersama rombongan yang terdiri dari Nur Alam, Ri’a, Solihin Hadiyanto, serta Abdul Mun’im H. 

“Kunjungan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk belajar tentang pengelolaan Lazisnu hingga mampu dipercaya dan diterima oleh banyak kalangan, terutama warga Nahdlatul Ulama,” ujar Lukman Hakim.

Selain itu, kunjungan LAZISNU Kota Bogor tersebut juga bertepatan dengan agenda besar LAZISNU Kota Depok, yakni Madrasah Amil serta pengukuhan Unit Pengelola ZIS (UPZIS) dan Jaringan Pengelola ZIS (JPZIS) se-Kota Depok yang bertajuk ‘Memberi Harapan Baru Para Pelaku UMKM dan Guru Pra Sejahtera’ yang berlangsung di SMP Informatika dan Tahfidz Adzikra, Jalan Abdul Wahab, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, di bawah naungan MWCNU Sawangan, pada Sabtu (7/2/2026).

Sementara itu, Ketua LAZISNU Kota Depok Muhtar Said menegaskan bahwa LAZISNU merupakan lembaga yang terus tumbuh menjadi institusi terpercaya di tengah masyarakat karena orientasinya pada kemanfaatan dan kemaslahatan umat.

“LAZISNU dapat dipercaya dan diterima oleh masyarakat untuk kemanfaatan dan kemaslahatan bagi semua,” tuturnya.

Muhtar juga menekankan bahwa penguatan jaringan pengelola zakat di tingkat unit menjadi kunci utama dalam mencapai target penghimpunan dan pendistribusian dana umat. “Penguatan jaringan Unit Pengelola ZIS (UPZIS) dan Jaringan Pengelola ZIS (JPZIS) menjadi modal utama pencapaian target tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menceritakan capaian penghimpunan dana pada tahun 2025 yang mencapai lebih dari Rp2 miliar, meskipun dengan keterbatasan sumber daya manusia. Pada tahun 2026, LAZISNU Kota Depok menargetkan penghimpunan meningkat hingga Rp3 miliar.

Sementara itu, Sodiqul menegaskan bahwa penguatan UPZIS dan JPZIS merupakan fondasi penting dalam memperluas kemanfaatan program LAZISNU bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan guru pra sejahtera.

Sebagai informasi, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Rais Syuriah MWCNU Sawangan KH Rohimi Azhari serta Ketua MWCNU Sawangan Aditya Pratama. Kunjungan LAZISNU Kota Bogor ini diharapkan menjadi momentum mempererat sinergi antar-LAZISNU di wilayah Jawa Barat dalam memperkuat tata kelola zakat yang amanah, profesional, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat.